Pasuruan — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, suasana di SMP semakin semarak. Berbagai persiapan lomba dilakukan, mulai dari pendataan peserta hingga diskusi dress code yang akan dikenakan saat tampil.

Tahun ini, panitia membagi lomba menjadi dua kategori, yakni indoor dan outdoor. Untuk kategori indoor, terdapat lomba paduan suara (padus) membawakan lagu kemerdekaan “17 Agustus”, pembacaan teks proklamasi, serta senam “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”. Adapun kategori outdoor meliputi lomba gasing air, tepung piring, dan tidur bertelur.
Kelas 8D menjadi salah satu yang paling aktif mempersiapkan diri. Mereka mengadakan diskusi khusus untuk menambahkan gerakan kreatif pada penampilan paduan suara dan senam. Tujuannya, agar penampilan lebih meriah dan memiliki ciri khas. Latihan kekompakan menjadi fokus utama mereka demi menghindari kesalahan saat tampil.

Kelas-kelas lain pun tak mau kalah. Masing-masing menyiapkan kreasi sendiri agar tidak kalah menarik. Bahkan, ada yang memodifikasi gerakan senam dan penampilan padus untuk mencuri perhatian juri.
Perlombaan ini membawa sisi positif, kegiatan dapat melatih kerja sama, kreativitas, dan memperkuat rasa nasionalisme dengan mengenang perjuangan para pahlawan. Namun, ada pula potensi negatif, seperti gesekan antar kelas akibat kesamaan dress code atau gerakan. Karena itu, siswa diimbau bersikap lapang dada dan sportif, baik saat menang maupun kalah.
Selain 8D, kelas 9B juga mempersiapkan lomba padus dengan serius. Mereka berlatih hampir setiap hari, mengasah harmoni suara dan kekompakan gerakan, dengan harapan mampu memberikan penampilan terbaik serta meraih gelar juara.
Dengan se mangat yang terus menyala, lomba HUT RI ke-80 di SMP ini diperkirakan akan berlangsung meriah, penuh kreativitas, dan menjadi momen kebersamaan yang tak terlupakan bagi seluruh warga sekolah.
Writen By Non Valen-Anin 8D