Pasuruan, 19 Agustus 2025 — Suasana hening dan penuh keseriusan menyelimuti ruang Laboratorium Komputer SMPU Al-Yasini. Sebanyak 45 siswa kelas VIII, ditambah 5 siswa cadangan, mengikuti gladi bersih Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang digelar selama dua hari, Selasa dan Rabu.

Pelaksanaan gladi bersih ini terbagi menjadi dua sesi. Sesi pertama berlangsung pukul 07.30–09.00 WIB, sedangkan sesi kedua dimulai pukul 10.00–12.00 WIB. Usai sesi pertama, siswa diperkenankan pulang lebih awal untuk beristirahat di pondok, agar tetap segar menghadapi hari berikutnya.
Didampingi Tim IT sekolah yang terdiri dari Bu Ainur, Pak Imam, Pak Mustofa, dan Pak Shofi, kegiatan berjalan tertib dan lancar. Menurut Pak Mustofa, ANBK memiliki perbedaan mendasar dengan Ujian Nasional (UNAS) yang sebelumnya menjadi tolok ukur pendidikan.
“Kalau dulu UNAS menilai capaian siswa, sekarang ANBK menilai mutu sekolah. UNAS wajib diikuti semua siswa, sedangkan ANBK hanya diikuti sebagian siswa kelas VIII yang ditunjuk secara acak,” jelasnya.

Salah satu peserta, Afrita dari kelas 8C, mengungkapkan perasaannya usai menyelesaikan ujian hari pertama.
“Alhamdulillah, hari ini ANBK lancar dan saya bisa mengerjakan dengan baik. Soalnya memang cukup rumit, tapi saya berusaha menghitung dengan teliti. Semoga ANBK selanjutnya juga dimudahkan,” ujarnya dengan penuh harap.
Gladi bersih ini menjadi bekal penting bagi siswa maupun pihak sekolah untuk memastikan kesiapan menghadapi ANBK yang sesungguhnya. Selain melatih teknis pengerjaan, kegiatan ini juga menguji kesiapan mental siswa agar lebih percaya diri menghadapi asesmen nasional.
Jurnalis; Adel, Naura, Kanza